Setiap orang memiliki kartininya masing-masing, karena setiap orang itu memiliki
pendapat dan persepsi yang berbeda. Siapakah kartini bagi kalian, apakah tetap
R.A Kartini atau ada yang lain?
Mungkin aku tak bisa dan tak akan pernah mengetahui siapakan kartini yang
kalian miliki. Tak usah mencari jauh dan sulit, Ibu adalah kartini bagiku yang
selalu ada bersamaku. Dimanapun dan dalam keadaan apapun diriku ini, beliau
adalah wanita tersuci yang pernah ada di dunia ini. Meski beliau hanya seorang
wanita biasa yang Tuhan ciptakan tapi bagiku dia adalah wanita yang luar biasa
dibanding dengan siapapun. Karena semenjak aku dilahirkan ke dunia ini, aku
telah merasakan seperti apa kasih sayangnya dan perjuangan hidupnya.
Sering sekali diriku menyusahkan beliau, saat dia beristirahat aku selalu
mengganggunya dengan rengekan dan tangisan nakalku. Sungguh aku sangat berdosa,
tapi beliau tak pernah merasa kesal beliau justru segera memangkuku dengan kasih
sayangnya.
Semasa kecil aku sering sekali merengek meminta berbagai macam hal, selalu
saja beliau mengabulkannya. Saat aku belum ada di rumah, beliau akan cemas dan
mencari serta mengahawatirkan diriku tanpa henti. Bahkan ketika aku asyik untuk
bermain dia tak pernah lelah mengingatkan diriku untuk belajar. Tapi aku selalu
mengeluh dan menggerutu dan menganggap dia terlalu mengekangku, sungguh
berdosanya diriku saat itu. Tapi saat ini aku paham beliau menginginkan yang
terbaik untuk anak tercintanya.
Beliau adalah kartiniku, yang tak akan pernah tergantikan oleh siapapun.
Karena bagiku tanpa beliau aku tak akan pernah mengenal dan mengerti apa arti
hidup dan kartini yang seutuhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar