Melahirkan bagi sebagian calon ibu merupakan proses yang ditunggu-tunggu dan
sekaligus ditakuti, karena prosesnya sangat menyakitkan. Sehingga tidak
mengherankan jika banyak calon ibu pada saat ini lebih memilih melahirkan dengan
cara operasi(operasi sesar) karena tidak menimbulkan rasa sakit.
Para ahli kesehatan masih sangat menganjurkan untuk melahirkan bayio dengan
cara normal, karena mempunyai resiko yang lebih rendah bagi ibu dan memberi
beberapa keuntungan untuk bayi. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana caranya
mengurangi rasa nyeri saat melahirkan.
Akupuntur ternyata memberikan alternatif karena bisa mengurangi nyeri saat
melahirkan. Teknik akupuntur ini biasa disebut dengan akupuntur analgesik. Nyeri
dapat dikurangi karena timbul endorfin (zat anti nyeri alami dalam tubuh) jika
dilakukan penusukan dengan jarum akupuntur pada titik-titik tertentu. Akupuntur
analgesik dapat mengurangi rasa sakit sampai sebesar 78 persen. Tindakan
akupuntur biasanya mulai diberikan pada akhir tri semester ketiga, dengan tujuan
membantu persiapan tubuh ibu hamil dalam proses persalinan.
Bagian tubuh yang ditusuk dengan jarum akupuntur adalah perut, bokong, tangan
dan kaki. Jarum ditusukan dengan kemiringan 45 derajat dan ditempelkan pada
kulit, sehingga tidak mengganggu proses persalinan. Setelah itu jarum dapat
dirangsang secara manual ataupun menggunakan listrik dengan daya yang kecil.
Tidak sembarangan pasien bisa memakai teknik akupuntur ini, ada beberapa
syarat yang harus dipenuhi antara lain : tekanan darah harus dalam keadaan
normal, persalinan harus diduga normal, pasien dalam keadaan inpartu, pembukaan
serviks 4 cm atau lebih, disamping itu ada juga syarat lainnya yaitu , pasien
tidak mempunyai alergi pada logam. Apabila pada pertengahan proses persalinan
terjadi kelainan, maka akupuntur harus dihentikan dan dilakukan tindakan madis
yang diperlukan.
Nahhh bagi calon ibu yang ingin tetap melahirkan dengan cara alami tetapi
ingin mengurangi rasa nyeri saat melahirkan boleh mencoba teknik akupuntur
ini….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar