Sabtu, 07 Mei 2016

Tips Mengatasi Demam Pada Balita

Demam pada balita sering terjadi. Demam bukanlah sejenis penyakit, tapi demam adalah tanda sistem pertahanan tubuhnya sedang aktif bekerja. Tidak jarang tubuh balita terasa hangat dan jika diukur hanya naik 0,5 derajat dibandingkan suhu tubuh normal, 36 derajat Celsius. Jika balita panas lebih dari 37 derajat Celcius, maka balita dikatakan demam.

Penyebab umumnya adalah adanya infeksi, terutama infeksi virus. Bila tubuhnya mampu mengatasi infeksi tersebut, suhu tubuhnya akan kembali normal dengan sendirinya. Ibu tetap bisa tenang, apalagi jika saat demam pada balita mereda. anak relatif masih aktif atau mau main, dan tampak riang.

Bila temperatur tubuh balita semakin tinggi, segera lakukan ini:

  • Ukur suhu tubuhnya. Lakukan melalui ketiak, telinga atau anus. Jangan mengukur suhu tubuh balita sehabis mandi, karena suhu yang terukur lebih rendah dari sushu sebenarnya.
  • Bila demam pada balita tidak terlalu tinggi (kurang dari 37,5 derajat celcius), tidak perlu dikompres. Susui saja atau berikan minum sesering mungkin untuk mencegah terjadinya dehidarasi atau kekurangan cairan.
  • Bila demam pada balita tinggi (lebih dari 38 derajat Celsius) atau ia gelisah, hindari memberinya obat penurun panas sebelum Anda mengonsultasikannya dengan dokter. Buat ia nyaman dengan mengompresnya dengan air hangat di bagian ketiak dan lipatan pahanya.
  • Pakaikan baju yang tipis, hindari membedong atau membungkusnya dengan selimut. Usahakan agar bayi berada di ruangan yang nyaman, sirkulasi udaranya baik dan suhunya tidak pengap atau suhu ruang panas.

Segera ke dokter jika:

  • Suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius, untuk bayi di bawah 1 bulan suhu tubuhnya lebih dari 37,5 derajat celcius.Tidak mau menyusu atau sudah mengalami dehidrasi dengan gejala frekuensi buang air kecilnya berkurang dan berwarna pekat.
  • Rewel atau menangis terus menerus, tidak dapat ditenangkan.
  • Lemas, tidur terus menerus dan sulit dibangunkan.
  • Sesak napas.
  • Muntah atau diare terus menerus.

Gejala Sakit Flu Pada Anak

Flu merupakan penyakit yang ditularkan lewat virus yang mudah menyebar, dan rentan dialami anak-anak. Apa saja gejala flu pada anak?

Musim penghujan identik dengan musim penyakit. Terutama, penyakit menular, salah satunya flu. Penyakit yang ditularkan lewat virus ini mudah menyebar, dan rentan dialami oleh anak-anak.

Meski banyak orangtua memberikan suplemen agar tubuh si kecil kebal dari serangan flu, namun karena penyakit ini bermutasi, terkadang anak tetap saja bisa tertular, entah itu dari orangtua, teman disekitar rumah maupun dari teman sekolahnya.

Jika si kecil sudah terserang flu, biasanya virus ini bisa mengganggu aktivitas anak selama sepekan atau lebih. Agar flu tidak makin parah, sebaiknya orangtua mendeteksi gejala-gejala flu, sehingga bisa segera bertindak.

Apa saja gejala Flu tersebut?

Demam tinggi

Anda bisa menggunakan acetaminophen anak-anak atau ibuprofen untuk mengurangi demam, tetapi pastikan untuk memberikan dosis tepat, berdasarkan usia dan berat badan anak Anda.

Sakit kepala

Kemungkinan besar, anak akan merasakan sakit kepala jika dia sedang menderita flu. Ini akan disertai rasa nyeri di sekujur tubuhnya.

Sakit tenggorokan

Bila anak mengalami radang tenggorokan segera bawa ke dokter. Karena, jika flu disertai radang tenggorokan, umumnya anak perlu mengonsumsi antiobiotik agar penyakit tidak makin parah.

Batuk

Apakah anak mengalami batuk kering? Jika iya, segeralah diobati dengan obat batuk anak khusus batuk kering. Jika tak juga sembuh sebaiknya bawa ke dokter, karena jika kondisi ini berlangsung lama bisa menyebabkan masalah pernapasan yang cukup serius.

Tubuh lemas

Seiring dengan rasa nyeri otot, si kecil mungkin akan tampak lemah dan tidak berdaya. Anak yang sedang terkena flu mungkin tidak merespon saat Anda berbicara dengannya atau memeluknya. Dia hanya dapat melihat Anda dengan tatapan kosong. Perbanyak minum air putih, agar tubuhnya tidak dehidrasi.

Gangguan perut

Anak Anda mungkin mengalami muntah atau diare. Mungkin juga dia merasakan sedikit sakit perut. Jika hal ini terjadi, dia perlu mendapatkan cairan tambahan, kalau tidak, dia akan mengalami dehidrasi.

Tips menjaga kesehatan Anak agar tidak jatuh sakit

Hallo bunda!

Anak atau buah hati adalah titipan dari allah swt dan kita wajib merawatnya termasuk merawat kesehatan badanya.Apalagi saat musim pancaroba saat ini dimana keaadaan sangat tidak menentu yang memicu perkembangan yang sangat cepat pada bibit-bibit penyakit yang berbahaya untuk kesehatan anak kita. apakah anda mau buah hati anda jatuh sakit? pasti tidak mau,maka dari itu baca terus artikel ini sampa selesai agar anak anda tidak jatuh sakit.

Cara menjaga kesehatan anak agar tidak mudah sakit

menjaga kesehatan buah hati kita memang sangatlah penting karena anak kita adalah penerus bangsa dan agama yang akan menjadi pemimpin bangsa kelak.cara mudah menjaga kesehatan anak yaitu :

A. Pola makan
pola makan yang di maksud adalah kebutuhan nutrisi,vitamin dan lainya tercukupi dengan makanan 4 sehat 5 sempurna.selain itu porsi makanan setiap harinya harus pas atau ideal maksudnya jangan berlebihan atau kurang maka dari itu harus pas.
B. menjaga kebersihannya
dalam keadaan kotor kuman dan bibit penyakit cepat berkembang biak,Maka dari itu anda sebagai orang tua WAJIB menjaga kebersihannya seperti :
1. menjaga kebersihan dan kesehatan giginya.
2. menjaga kebersihan kuku dan anggota tubh yang lainya.
3. menjaga kebersihan pakaiannya.

C. istirahat yang cukup
istirahat adalah proses untuk meringankan beban otak, selain itu juga pertumbuhan tubuh anak juga terjadi pada waktu beristirahat. tidur 8 jam sehari sudah cukup untuk anak.

D. cepat bertindak
cepat bertindak maksudnya anda harus cepat menanganinya jika anak anda mengelamin gejala seperti sakit kepala,batuk,demam atau penyakit lainya agar tidak terlambat.
mengajari anak untuk hidup sehat itu mudah jika anda tau caranya. dengan mengajari anak untuk selalu menjaga kebersihan seperti cuci tangan sebelum makan atau yang lainya,insyaallah anak anda bisa terjaga dan kebal terhadap berbagai penyakit terutama saat musim pancaroba saat ini. semoga artikel dengan judul Cara menjaga kesehatan anak agar tidak mudah sakit bisa bermanfaat untuk anda terutama untuk buah hati anda sebagai calon penerus bangsa dan agama.  amien ....

Salam.

Senin, 02 Mei 2016

Ngeces, Bukan Karena Ngidan Tidak Keturutan

NGECES adalah hal yang normal pada bayi. Namun bila berlebihan, sebaiknya diwaspadai.

“Heran deh sama Eyang, kenapa sih setiap aku ngeces. Eyang selalu bilang, ‘Ini jelas gara-gara ngidam Mamamu yang pengen makan serabi jam 3 malam enggak keturutan! Nah, akibat urusan ngeces ini, debat kusir antara Mama dan Eyang pun terjadi. Mama bersikukuh bahwa ngeces tak ada kaitannya dengan ngidam. Ini tentunya sangat berseberangan dengan pendapat Eyang. Sampai-sampai agar Eyang percaya, Mama mengajaknya ikut ke RSIA Melania Bogor saat jadwal kontrol bulananku tiba. Di sanalah kami bertemu dr. F. Sri Susanti, SpA. Mama banyak bertanya padanya.

1. Dok, apakah ngeces pada bayi berhubungan dengan mengidam semasa hamil yang tidak terpenuhi?
Ngeces atau dikenal pula dengan ngiler tak ada hubungannya dengan mengidam. Sampai saat ini, tak ada hasil penelitian yang membuktikan adanya keterkaitan antara ngeces dan ngidam. Itu hanya mitos.

2. Apakah ngeces pada bayi tergolong sesuatu yang normal?
Ngeces adalah sesuatu yang normal semasa bayi, bahkan masih ditoleransi sampai anak usia 4 tahun. Ngeces dalam istilah kedokterannya disebut shalore merupakan pengeluaran cairan ludah dari rongga mulut yang tidak disengaja, akibat ketidakmampuan bayi untuk menelan. Ini berkaitan dengan proses kematangan saraf otot mulut pada bayi yang belum sempurna. Namun, seiring dengan bertambahnya usia maka proses kematangan di saraf otot mulut pun akan bertambah baik.
Jadi, ia akan lebih mampu mengendalikan air liur yang diproduksi. Tambahan lagi, air liur memang tidak diproduksi secara berlebihan. Bila diproduksi berlebihan dapat menjadi pertanda adanya penyakit.

3. Air liur itu sendiri apakah harus dibuang?
Air liur—yang secara alamiah diproduksi dari waktu ke waktu oleh kelenjar air liur di rongga mulut—mengandung air yang berguna untuk melindungi permukaan daerah tenggorokan pada saat menelan makanan. Enzim emilase yang terkandung pada air liur berfungsi membantu lidah mengeliminasi atau mengevakuasi bakteri dan virus dari mulut.

4. Apakah yang menyebabkan ngeces pada bayi?
Ada 3 hal utama yang jadi penyebab ngeces pada bayi, yakni
• Ketidakmampuan menelan ludah.
• Ketidakmampuan mempertahankan ludah di dalam mulut.
• Produksi cairan ludah yang berlebihan.

5. Bisa tolong lebih dijelaskan, Dok?
Tentu. Penyebab paling umum ngeces pada bayi adalah kemampuan menelan dan mempertahankan ludah di mulut bayi yang belum sempurna. Namun, sekali lagi, tak perlu khawatir seiring pertambahan usia, pematangan saraf mulutnya akan semakin sempurna sehingga pada akhirnya ia akan mampu mengelola air liurnya.
Ngeces pun kerap terjadi karena konsentrasi bayi yang terpecah. Begini bayi kan menganggap segala sesuatu yang dilihatnya sebagai hal yang baru, sehingga semuanya ingin dieksplorasi. Nah, ketika ia sedang asyik memerhatikan sesuatu (bereksplorasi), tanpa sadar bayi ngeces.
Posisi tidur miring pun sering membuat ngeces. Ketika tidur, air liur juga tetap diproduksi, namun kondisi tubuh yang sedang rileks berpengaruh pada kondisi otot-otot tubuh yang juga jadi rileks sehingga tidak mengontrol dengan baik air liur yang terkumpul di mulut saat tidur. Akibatnya, air liur pun tumpah keluar. Berbeda ketika bayi sedang tidur telentang. Pada posisi ini, air liur yang terkumpul di mulut akan merangsang refleks menelan sehingga air liur itu tertelan dan masuk ke dalam tenggorokan.

6. Produksi air liur yang berlebihan biasanya disebabkan apa?
Pada bayi produksi air liur yang berlebih biasanya terjadi kalau ada gangguan di mulut. Seperti, sedang tumbuh gigi pada bayi berusia sekitar 6 bulan. Ketika gigi menembus gusi, selain merasa sedikit nyeri, bayi pun merasa ada benda asing di dalam mulutnya. Inilah yang merangsang kelenjar air liur untuk memproduksi air liur lebih banyak demi mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan. Namun, ini tidak berlangsung lama yakni hanya pada proses tumbuh gigi berlangsung. Cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa sakit itu adalah dengan menggunakan teether (gigit-gigitan yang terbuat dari plastik) yang telah didinginkan. Rasa dingin membuat gusi terasa lebih nyaman.

Gangguan mulut lain yang menyebabkan produksi air liur berlebih adalah luka di mulut atau sariawan. Luka di mulut bayi dapat terjadi akibat benda yang ia masukkan ke dalam mulut pada saat ia bereksplorasi. Nah, bisa jadi salah satu dari benda yang dimasukkan ke mulut tergolong tajam dan menyebabkan luka. Luka di dalam mulut akan menyebabkan air liur diproduksi lebih banyak. Luka dapat berlanjut menjadi sariawan, bila tidak segera diatasi.

Sariawan pada bayi juga bisa karena infeksi jamur. Pemakaian dot yang kurang bersih sehingga jamur yang ada di dot pindah ke mulut, misalnya. Sariawan mungkin juga timbul, bila bayi kurang dijaga kebersihan mulutnya.

Kemungkinan lain, bayi tengah mengalami alergi pernapasan atau infeksi saluran napas atas (radang tenggorokan, radang tonsil) yang mengganggu kemampuan menelannya. Pada saat ini, karena menelan merupakan proses yang menyakitkan buatnya, akhirnya ia memilih untuk tidak menelan air liurnya. Jadilah ngeces.

7. Adakah penyebab lain dari produksi air liur yang berlebihan pada bayi?
Bayi yang mengalami gangguan saraf pusat (seperti pada penderita cerebral palsy) juga akan sering ngeces karena refleks menelannya tidak baik. Biasanya terjadi pula pada anak yang menderita retardasi mental berkaitan dengan koordinasi otot mulutnya yang kurang baik sehingga membuat refleks menelan yang seharusnya otomatis teratur jadi terganggu. Inilah yang membuatnya jadi sering ngiler.

8. Bila tiba-tiba bayi sering ngeces, walau sedang tidak tumbuh gigi, sariawan, alergi atau infeksi pada saluran napas, apakah kira-kira penyebabnya?

Ngeces yang mendadak, bisa disebabkan keracunan. Biasanya setiap ibu mengetahui kebiasaan bayinya. Nah, bila bayi tiba-tiba mengeluarkan air liur yang berlebihan padahal tidak sedang tumbuh gigi atau menderita gangguan mulut, maka patut diperhatikan kaitannya dengan keracunan pestisida atau reaksi racun dari serangga atau ular berbisa. Khusus reaksi racun dari serangga atau ular berbisa dapat diwaspadai bila tinggal di wilayah perkebunan.

9. Bagaimana membedakan antara air liur yang berlebih pada bayi dengan gangguan mulut dan gangguan saraf pusat?

Ngeces pada penderita gangguan saraf pusat akan berlangsung terus menerus, bahkan terbawa hingga dewasa. Sedangkan, ngeces yang disebabkan gangguan mulut akan berhenti bila penyebabnya diatasi. Demikian pula ketika tumbuh gigi, umumnya hanya berlangsung 2–3 hari, ngeces akan berhenti ketika gigi bayi sudah tumbuh.

Hal lain yang dapat diperhatikan pada ngeces dengan gangguan saraf pusat adalah tumbuh kembang si bayi. Bila bayi mengalami keterlambatan dalam tumbuh kembangnya, maka patut dicurigai telah terjadi gangguan saraf pusat. Misal, sampai dengan usia 6 bulan lehernya belum mampu tegak atau mengangkat kepala maka patut diwaspadai.

10. Yang terakhir Dok, apa yang harus kita lakukan ketika bayi ngeces?
Saat bayi ngeces terus sebaiknya gunakan tadah iler karena air liur bisa mengiritasi kulit. Bersihkan juga bagian-bagian tubuh si kecil yang terkena liur—seperti muka, leher dan dada—dengan air hangat atau cukup diseka dengan lap kering saja.

Oh, begitu ya Dok. Terima kasih sekali Dokter Sri atas penjelasannya.

Akhirnya Mama dan Eyang pun pulang bersama dengan hati yang lebih plong, Mama plong karena akhirnya Eyang menyadari kekeliruannya. Eyang pun plong karena ngeces pada usia bayi itu ternyata normal-normal saja.” (Sri Utami Sri Rahayu)

Cepat Atasi Cegukan

Cegukan terjadi ketika diafragma, otot di dasar paru-paru mengalami kejang. Kekejangan itu menyebabkan pita suara menutup dengan cepat dan terdengarlah suara keras cegukan.

National Library of Medicine di Amerika Serikat mengatakan bahwa makanan pedas dan berbumbu serta asap tebal adalah pemicu cegukan.

Pneumonia, radang selaput dada, atau kerusakan daerah tertentu di otak yang mengontrol pusat cegukan bertanggung jawab pada terjadinya cegukan.

Cara mudah menyembuhkan cegukan adalah menahan napas, minum segelas air dingin, atau makan sesendok gula.

Anda juga dapat mencoba menghentikannya dengan meletakkan kantong kertas di depan mulut dan mencoba bernapas dari kantong kertas itu selama beberapa menit.

Jarang terjadi cegukan lebih dari beberapa menit. Jika cegukan berlangsung selama beberapa hari, langkah yang bijak yakni berkonsultasi ke dokter.

Ibu adalah Kartini Saat Ini

Setiap orang memiliki kartininya masing-masing, karena setiap orang itu memiliki pendapat dan persepsi yang berbeda. Siapakah kartini bagi kalian, apakah tetap R.A Kartini atau ada yang lain?

Mungkin aku tak bisa dan tak akan pernah mengetahui siapakan kartini yang kalian miliki. Tak usah mencari jauh dan sulit, Ibu adalah kartini bagiku yang selalu ada bersamaku. Dimanapun dan dalam keadaan apapun diriku ini, beliau adalah wanita tersuci yang pernah ada di dunia ini. Meski beliau hanya seorang wanita biasa yang Tuhan ciptakan tapi bagiku dia adalah wanita yang luar biasa dibanding dengan siapapun. Karena semenjak aku dilahirkan ke dunia ini, aku telah merasakan seperti apa kasih sayangnya dan perjuangan hidupnya.

Sering sekali diriku menyusahkan beliau, saat dia beristirahat aku selalu mengganggunya dengan rengekan dan tangisan nakalku. Sungguh aku sangat berdosa, tapi beliau tak pernah merasa kesal beliau justru segera memangkuku dengan kasih sayangnya.

Semasa kecil aku sering sekali merengek meminta berbagai macam hal, selalu saja beliau mengabulkannya. Saat aku belum ada di rumah, beliau akan cemas dan mencari serta mengahawatirkan diriku tanpa henti. Bahkan ketika aku asyik untuk bermain dia tak pernah lelah mengingatkan diriku untuk belajar. Tapi aku selalu mengeluh dan menggerutu dan menganggap dia terlalu mengekangku, sungguh berdosanya diriku saat itu. Tapi saat ini aku paham beliau menginginkan yang terbaik untuk anak tercintanya.

Beliau adalah kartiniku, yang tak akan pernah tergantikan oleh siapapun. Karena bagiku tanpa beliau aku tak akan pernah mengenal dan mengerti apa arti hidup dan kartini yang seutuhnya.

8 Cara Hindari Mimpi Buruk

Tidur nyenyak dan cukup dibutuhkan agar pikiran tetap tenang.
Tapi jika mimpi buruk datang setiap malam, pasti akan membuat kita bangun dengan perasaan tidak nyaman di pagi hari. Dan jika berlangsung terus menerus pasti akan menyebabkan stres. Mimpi buruk biasanya disebabkan oleh kejadian yang membuat trauma seperti kehilangan orang yang dicintai, stress dan mengkonsumsi obat tertentu.

Jika Anda termasuk yang kerap diganggu mimpi buruk, ikuti tips berikut ini.

1. Rileks sebelum waktu tidur. Lakukan meditasi, mandi air hangat, minum teh herbal hangat atau lakukan perenggangan ringan.
2. Bersihkan pikiran dari rasa khawatir. Buat daftar masalah yang Anda hadapi dan pemecahannya. Lalu lihat kembali daftar ini di hari berikutnya.
3. Hindari nonton berita malam, film horor atau tayangan kekerasan sebelum waktu tidur.
4. Konsumsi makanan atau minuman seperti susu atau yogurt. Kedua jenis ini mengandung kalsium dan triptophan, yang dapat memberikan efek rileks.
5. Hindari makanan berlemak atau berbumbu. Makanan ini bisa menyebabkan perut kembung atau sakit perut, yang tentunya membuat Anda merasa tidak nyaman di saat tidur.
6. Berhenti merokok. Nikotin dipercaya membawa pengaruh pada masalah susah tidur.
7. Hentikan pemakaian obat-obatan yang tidak membawa pengaruh pada kesehatan dan kesadaran Anda.
8. Tuliskan mimpi yang Anda alami saat terbangun sebagai jurnal mimpi. Coba untuk menggambarkan apa hubungan mimpi itu dengan kehidupan Anda saat ini untuk mencari pemecahannya.